"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Yang membuat kita berbeda dari monyet


Aku melihat di sekitar, mencoba memahami kehidupan secara lebih mendalam, mencoba menerawang pemikiran anak muda yang terlihat janggal. Aku tidak tahu apa yang mereka pikirkan tapi aku tahu benar tentang kejanggalan itu.

Kejanggalan itu nyata terlihat, dengan jelas, dengan mudah. Banyak anak muda yang tak punya mimpi mimpi besar. Mereka melewati hari demi hari dengan cerita usang generasi sebelumnya. Mereka juga tak pernah punya kemauan untuk merubah akhir cerita.

Definisi kehidupan bukan hanya sekedar sekolah, kerja, menikah dan mati. Sudah banyak manusia yang telah menempuh jalan itu bro, dan sampai kapan kita akan melewati jalan yang sama. Tidakkah terpikir di benak kita bahwa ada banyak jalan yang lebih indah.

Pernah mendengar lagu ?
Pernah membaca novel ?

Sampai kapan kita akan mendengar lagu orang lain, 
Sampai kapan kita akan membaca tulisan orang lain,
Berkarya, berkarya, berkarya, itulah kejanggalan yang saya maksud.

Hanya sedikit dari generasi muda yang mempunyai kemauan untuk berkarya. Mereka tidak pernah berfikir untuk memberi sesuatu pada dunia, meninggalkan sesuatu pada dunia, sesuatu yang tak pernah lenyap ketika mereka mati. Pengertian berkarya sangat luas dan jangan pernah berfikiran sempit tentang hal itu.

Kalau cuma bertahan hidup, monyet juga demikian
Kalau cuma cari makan, monyet juga demikian
Kalau cuma bekerja, monyet juga demikian

Tidakkah kita berfikir untuk menjadi jauh lebih baik dari monyet. Tidakkah kita berfikir untuk menjadi sosok yang melegenda, sosok yang sangat sulit dilupakan meskipun telah tiada. Bukankah sebaik baiknya manusia adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain ?

Bayangkan saat lagu indonesia raya berkumandang. Jutaan manusia berbeda dari seluruh negeri bersatu padu, hati mereka bergelora untuk menjadikan indonesia yang lebih baik

Bayangkan sebuah buku pelajaran Sekolah dasar. Berapa orang yang sudah membacanya ?, Pembaca buku itu telah menjadi manusia manusia sukses di sisi lain bumi

Bayangkan sebuah novel best seller. Berapa manusia yang sudah terinspirasi olehnya, berapa manusia yang hidupnya menjadi lebih baik karenanya

Bayangkan penemuan listrik karya Michael Faraday. Sampai kapan manfaatnya akan habis ?

Karya karya tersebut melekat dalam setiap pemikiran penikmatnya, memberikan manfaat bagi dunia. Karya karya tersebut melegenda, bersama para pembuatnya.

Yang terpenting bukan apa yang telah kita dapat dari dunia, tapi apa yang kita beri pada dunia

Kalau cuma sekolah, bekerja, menikah lalu mati. Apa yang kau berikan pada dunia ?

Jika ada atau tidaknya kita tidak merubah apapun di dunia, kita telah gagal dalam hidup

Mulai sekarang berfikirlah untuk menjadi orang besar, sosok yang tidak akan pernah dilupakan dunia, sosok yang akan bermanfaat bagi manusia lainya

Entah penulis buku, penulis novel, musisi, ilmuwan, aktifis lingkungan, wartawan, aktor, penyanyi, pelawak atau apalah. Kita harus menemukan sebuah tujuan, sebuah mimpi, yang membuat kita berbeda dari monyet

Jadilah Legenda !!!

Di tulis oleh : Adriyano Louizzao 

SALAM LESTARI


7 komentar:

dilis mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
dilis mengatakan...

???...!!!

ZILUMAN mengatakan...

Asyiik.....

raquell agustien mengatakan...

Makasih yah atas informasinya, jangan lupa kunjungi blog aku juga.
QUEENXXX92
Salam blogger !!!

raquell agustien mengatakan...

Makasih yah atas informasinya, jangan lupa kunjungi blog aku juga.
http://queenxxx92.blogspot.co.id
Salam blogger !!!

dikoro mengatakan...

Kalau hidup sekedar hidup,
Babi di hutan juga hidup.
Kalau kerja sekedar kerja,
Kera juga bekerja.
– Buya Hamka –
senada dengan itu, saya suka sekali. poinnya adalah bagaimana kita bisa mendatangkan manfaat bagi orang banyak.

ahmad fauzi mengatakan...

Alangkah indahnya hiduo ini, apa bila hidup kita beguna untuk orang lain... indahnya Luar Biasa...

Posting Komentar