"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Curug Gombong, keindahan yang tersembunyi

Curug Gombong
Curug gombong adalah objek wisata air terjun di desa gombong. Desa gombong termasuk dalam wilayah kecamatan pecalungan kabupaten Batang. Curug Gombong sangat indah tapi sayang akses untuk mencapainya sangat sulit. Curug gombong kini tidak lagi dikelola oleh pemerintah setempat. Curug gombong terabaikan begitu saya dengan indahanya yang menakjubkan.

Saat itu saya dan teman teman KKN hendak mengunjungi tempat ini. Kita akan membuat film tentang tentang objek wisata yang ada di kecamatan pecalungan. Pada saat itu objek wisata ini telah ditutup oleh pemerintah setempat karena terlalu berbahaya untuk dikunjungi. Air terjun ini telah menelan beberapa korban jiwa beberapa waktu yang lalu.

Menurut warga setempat ada sebuah lubang besar tepat di bawah air terjun tersebut. Lubang tersebut bisa menyeret apapun yang ada di sekitar air terjun. Dahulu kala mayat korban yang meninggal ditemukan ditempat itu. Itulah yang menyebebabkan air terjun ini terlalu berbahaya jika dijadikan objek wisata.

Jam 06.00 WIB kami telah sampai di desa gombong. Kami menitipkan motor di rumah warga karena di curug gombong tidak ada tempat penitipan motor. Kami berjalan meninggalkan perumahan warga, kemudian mulai menyusuri area persawahan. 15 menit berselang kami sampai di gerbang masuk objek wisata curug gombong. Disini sangat sepi, curug gombong benar benar telah tenggelam dalam misteri.


Setelah melewati pintu masuk curug gombong kami mulai berjalan menyusuri ladang penduduk. Jalan yang kami lewati semakin menurun. Jalan ini sangat licin dan terjal sehingga membuat beberapa dari kami harus terpeleset. Jalan ini mengantarkan kami menuju sebuah sungai. Dari sungai inilah kami harus memulai perjalanan berbahaya menuju curug gombong. 6 orang ini bahu membahu menyusuri tepian sungai.

Curug Gombong
Arus sungai yang deras menjadi sesuatu yang menakutkan saat itu. Arus sungai mengalir deras menerjang batu batu besar yang berada di tengah sungai. Batu batu besar tersebut mempunyai bentuk yang unik. Perpaduan tersebut membangkitkan insting fotografiku. 

Inilah yang membuat saya menyukai abstrak fotografi, apapun bisa dijadikan objek foto. Saya tidak peduli objek apa yang akan saya foto. Jika memang apa yang saya lihat indah, maka kamera akan saya pencet. Saya membuat aliran air tersebut terlihat dramatis dengan memperlama waktu pengambilan gambar/memperlama shutter speed.



Dengan bersusah payah akhirnya kami sampai di curug gombong. Air mengucur begitu deras sehingga menimbulkan suara gaduh. Apa yang tersaji disini sangat luar biasa. Perjuangan kami terbayar lunas di tempat ini. Teman teman mulai melepas baju mereka, mereka menyeburkan diri ke dalam air. Sementara itu aku memilih untuk tetap kering karena harus selalu memegang kamera. Pada saat itu kami belum tahu jika menyeburkan diri ke air adalah sesuatu yang berbahaya.

Curug Gombong


Tak mau membuang buang waktu saya segera berexperimen dengan kamera. Pergerakan saya di tempat ini sangat terbatas. Batu batu besar yang saya pijak sangat licin. Jika terpeleset sedikit saja maka kamera kesayangan yang menggantung di leher hanya akan segera menjadi kenangan.

Curug Gombong
Pada foto yang saya jepret terdapat banyak penampakan yang tidak lain adalah teman teman saya sendiri. Saya mencoba menjadi orang terakhir yang meninggalkan tempat itu, berharap tidak ada makhluk hidup apapun yang masuk ke dalam foto.

Curug gombong telah mencuatkan keindahanya. Keindahan yang sangat tidak pantas untuk terkubur dalam misteri. Semoga suatu saat akses menuju air terjun ini diperbaiki oleh pemerintah setempat. Agar dunia tahu betapa indahnya tempat ini.

Salam

Tim II KKN UNDIP 2013 Desa Pretek Kecamatan Pecalungan


SALAM LESTARI

0 komentar:

Posting Komentar