"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Jalur Pendakian Gunung Salak

Jalur Girijaya
Gunung Salak mempunyai tinggi sekitar 2.211 mdpl. Meski gunung Salak tidak terlalu tinggi tapi untuk sampai di puncaknya tidak semudah apa yang dibayangkan. Salah satu karakteristik gunung Salak yang tidak dimiliki gunung lainya adalah Gunung ini mempunyai medan pendakian yang sangat berlumpur.

Informasi
1. Basecamp
Girijaya adalah sebuah desa kecil yang terletak di kecamatan cidahu. Di desa giri jaya terdapat sebuah makam keramat yaitu makam eyang santri. Makam tersebut sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah. Di jalur girijaya tidak terdapat basecamp. Para pendaki biasanya bermalam di majelis taklim ar-rohaya yang terletak di desa giri jaya. Pemiliknya adalh abi yakub yang merupakan juru kunci makam eyang santri. Beliau sangat dermawan dan baik hati pada para pendaki dan para peziarah. Beliau adalah tetua desa ini dan kepadanya lah biasanya pendaki meminta restu untuk mendaki
2. Registrasi
Tidak ada registrasi
3. Waktu Tempuh
3 – 5 jam perjalanan
4. Mata air
Tidak ada mata air sepanjang jalur

Pendakian
Basecamp – Puncak Tugu
Puncak tugu adalah sebuah komplek pemakaman yang sekaligus terletak di pertigaan yang menyatukan jalur girijaya dengan jalur dari desa sebelah. Untuk mencapai puncak tugu pendaki harus berjalan sekitar 2 -  3 jam perjalanan.

Pertama tama pendaki akan memasuki kawasan makam yang cukup besar. Setelah meninggalkan kawasan makam pendaki mulai memasuki kawasan hutan yang tidak terlalu lebat. 15 menit kemudian pendaki akan kembali melewati sebuah makam yang terletak di kiri jalan. Di sekitar makam ada 2 kolam penampungan air yang cukup besar. Pendaki dapat mengambil air di situ karena itulah sumber air terakhir.

Setelah itu pendaki akan menyusuri jalur yang terletak di atas sebuah punggungan. Jalur yang di lewati sangat rumit sehingga membutuhkan kemampuan navigasi yang baik. Tidak jarang pohon pohon tumbang yang menghadang perjalanan para pendaki. Jalur pendakian pun sering tertutup oleh lebatnya ilalang. Beberapa meter sebelum kawasan makam puncak tugu jalur akan menyatu dengan jalur dari desa sebelah kanan. Di puncak tugu ada rumah yang di dalamnya terdapat makam keramat. Setelah itu pendaki dapat melanjutkan perjalanan dengan jalur yang berada di belakang rumah makam.
Puncak Tugu
Puncak Tugu - Puncak Salak 1
Setelah meninggalkan kawasan puncak tugu maka jalan yang dilalui akan terlihat lebih jelas. Jalur yang dilalui pendaki berada di kawasan hutan salak yang cukup lebat. Di jalur ini tidak terdapat lumpur seperti yang ada di jalur cangkuang cidahu. Untuk sampain ke puncak pendaki harus menghabiskan waktu sekitar 2 – 3 jam perjalanan.

Lintasan Berlumpur
10 menit sebelum puncak jalur ini akan menyatu dari dengan jalur dari cangkuang cidahu. Di pertigaan tersebut pendaki akan melihat patok yang bertuliskan Hm 46 yang menandakan perjalanan menyisakan sekitar 0,4 Km untuk sampai di puncak karena Puncak salak 1 berada tepat di Hm 50.
Puncak Salak 1
Setelah bergabung dengan jalur dari cidahu maka pendaki akan memulai pertarungan dengan jalur berlumpur. Beberapa menit setelah pertigaan pendaki akan sampai di puncak salak 1. Di puncak salak 1 terdapat sebuah makam yang cukup keramat. Pendaki sering menyebutnya makam mbah salak.
Makam Mbah Salak
Puncak Salak 1

     SALAM LESTARI