"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Gunung merapi meletus lagi, jalur pendakian berubah lagi


Gunung merapi adalah gunung paling aktif di dunia. Gunung merapi telah meletus berulang ulang kali. Tinggi gunung merapi yang hanya berada di kisaran 2.900 mdpl tidak menciutkan minat para pendaki untuk menyambanginya. Status gunung merapi sebagai gunung paling aktif di dunia menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki gunung di indonesia. Gunung merapi adalah salah satu gunung paling populer di indonesia. Mendaki gunung merapi adalah sebuah tantangan tersendiri bagi para pendaki gunung yang mempunyai nyali.

Untuk mendaki gunung merapi membutuhkan waktu 5 jam pendakian. Meskipun waktu tempuhnya termasuk singkat tapi mendaki gunung merapi akan terasa lebih sulit dibandingkan gunung gunung lain yang mempunyai waktu tempuh lebih panjang seperti gede pangrango, gunung merbabu, gunung lawu dan beberapa gunung lainya. Hal ini tidak lain diakibatkan oleh medan pendakian gunung merapi yang sangat sulit. 

Intensitas letusan gunung merapi yang sangat sering mengakibatkan tidak adanya kehidupan di kawasan puncak merapi. Pohon pohon tidak bisa hidup di kawasan puncak karena selalu dihantam oleh lahar panas dan wedhus gembel. Ketika meletus gunung merapi mengeluarkan muntahan lahar yang kemudian berubah menjadi batuan, pasir dan kerikil setelah mengering. Keadaan puncak merapi yang seperti itu tidak memungkinkan untuk ditumbuhi tanaman apapun termasuk bunga kebanggaan para pendaki yaitu bunga edelweis.

Selain mendatangkan musibah besar bagi para warga penghuni lereng merapi. Meletusnya gunung merapi juga mempengaruhi jalur pendakian yang biasa digunakan oleh para pendaki. Jalur pendakian gunung merapi sering berubah ubah karena gunung merapi terus meletus dari waktu ke waktu. Beberapa tahun silam kita bisa mendaki gunung merapi lewat sisi selatan. Jalur yang biasa digunakan untuk mendai gunung merapi dari sisi selatan bernama jalur kaliurang. Karena letusan merapi tahun 2006, jalur tersebut putus dan tidak bisa digunakan lagi.

Dulu puncak merapi bernama puncak garuda. Nama tersebut diambil dari sebuah batu yang berada di puncak merapi. Batu tersebut mirip dengan burung garuda sehingga nama puncak garuda dipilih untuk nama puncak tertinggi gunung merapi. Tapi lagi lagi aktivitas gunung merapi yang terus meningkat kembali menghancurkan puncak garuda. Kini puncak kebanggan gunung merapi hanya tinggal sejarah belaka.

Jaman dulu pendaki bisa mendirikan tenda di kawasan puncak merapi. Tapi lagi lagi letusan merapi pada tahun 2008 memporak porandakan puncak merapi. Apalagi membuat tenda di puncaknya, bahkan jalur yang menuju ke puncaknya juga terputus. Setelah itu jalur pendakian gunung merapi mengalami revolusi total. Kini puncak gunung merapi bukanlah puncak yang dulu. Puncak yang dulu telah tenggelam jauh ke dasar kawah. Kini gunung merapi mempunyai puncak yang baru juga dengan jalur pendakian yang baru.

Kini jalur pendakian gunung merapi yang paling aman digunakan adalah jalur selo. Jalur tersebut terasa lebih pendek dibandingkan jalur menuju puncak merapi beberapa tahun lalu. Meskipun lebih pendek tapi jalur pendakian yang sekarang terasa lebih berat dari jalur pendakian yang dulu. Medan pendakian gunung merapi yang sekarang sangatlah labil. Batu, kerikil dan pasir belum terlalu merekat kuat satu sama lain sehingga mempersulit langkah pendaki untuk bisa sampai ke puncaknya.

Meskipun merapi kembali meletus,
Meskipun medan pendakian bertambah berat,
Semua itu tidak akan pernah menghentikan niat kami untuk mencumbui puncakmu,

Merapi adalah gunung kebanggan para pendaki
Sebanyak apapun merapi menyimpan misteri
Sebanyak itulah keinginan kami untuk kembali

Sekian tulisan saya yang berjudul 'Merapi meletus lagi, jalur pendakian berubah lagi'. Semoga tulisan ini bisa mengabadikan perubahan demi perubahan jalur pendakian gunung merapi yang selalu berubah setiap waktu

Baca juga :
Merapi Tempo Dulu

SALAM LESTARI

2 komentar:

Mitra Petualang mengatakan...

Salam Lestari saudara..
kami dari mitra petualang.. siipp
backlink yaa kawan.. moga bisa jadi partner yang baik.. :)

Adriyano Louizzao mengatakan...

Siap komandan !

Posting Komentar