"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Bus Setan


Bus setan dalam tulisan kali ini bukan berarti bus ghaib yang rodanya tidak menempel tanah ketika melaju. Bus setan yang saya maksud adalah bus yang dihuni oleh para setan. Setan yang saya maksud disini juga bukan setan yang bener bener setan, tapi beberapa manusia yang mempunyai sifat lebih kejam daripada setan. Saya merasa terpanggil untuk menulis tulisan ini karena perbuatan setan setan tersebut sudah sangat merugikan para penumpangnya

Malam itu saya dan sodara saya akan pulang ke Demak menggunakan bus malam dari terminal Bungurasih Surabaya. Seperti biasanya para calo langsung mengeroyol kami dan menawari kami bus yang mengarah ke arah Semarang. Mereka segara membawa kami ke Bus yang akan melaju tersebut. Saya sebenarnya sudah curiga dengan orang orang brengsek ini. Tapi sayang mereka sudah makan garam dalam melakukan perbuatan keji ini.

Bus ini tidak terletak di jalur pemberangkatan bus. Bus ini parkir di pojok belakang terminal dengan lampu dan mesin yang masih menyala. Karena lampu dan mesinya sudah menyala saya kira bus tersebut akan segera berangkat dan saya pun mulai percaya. Sesampainya di luar bus kami berhenti sejenak untuk bertanya harga tiket pada kernet bus tersebut.

Saya : Harga tiketnya berapa mas ?
Brengsek : Udah lah mas, naik aja dulu
Saya : Berapa dulu mas, uang kami nggak banyak nih ?
Brengsek : Udah lah mas naik aja, kita ini bantu masnya kok malah masnya sulit diajak kerjasama
Akhirnya kita naik karena Kernet tersebut memaksa kami. Kami berdua duduk di kursi dan kernet tersebut memberikan kami tiket
Brengsek : Ini mas tiketnya,

Di situ tertulis dengan harga 175 Rib. Saya pun langsung membayarnya karena ternyata harganya standar, yaitu 175 ribu buat 2 orang 
Brengsek : Kurang mas
Saya : 175 Ribu ini untuk 2 orang kan mas ?
Brengsek : 1 0rang mas, tambah lagi duitnya
Saya : Mahal banget mas, biasanya Surabaya-Semarang paling mahal sekitar 80 Ribuan
Brengsek : Harga bensin udah naek mas
Saya : wah kalo gitu caranya nggak jadi aja mas
Brengsek : Nggak jadi gimana, tiketnya udah disobek ini mas, masnya kira ini apa, ini duit mas
Saya : Ya nggak gini mas caranya, masak iya tiketnya semahal itu
Brengsek : Udah lah mas bayar aja, biar cepet selesai
Saya : Bayar pake apa ?, nggak ada duit lagi mas
Sodara : Apa pake duit aku dulu ?
Padahal saya sudah pura pura nggak punya duit, tapi sodara saya malah nggak bisa di ajak kompromi
Brengsek : Nah tuh ada duit lagi
Saya : Ini buat makan besok mas, kita masih anak sekolah
Brengsek : Lha pye mas, tiketnya udah di robek nih
Saya : Lha salah siapa tadi masnya di tanya harga waktu di bawah nggak jawab
Perdebatan pun berlangsung panjang dan semakin memanas. Kami menjadi perhatian penumpang lain di dalam bus.
Brengsek : Ayo mas kita selesaikan di luar
Akhirnya kita meneruskan adu mulut di luar. Alhasil kita mendapatkan harga seperti yang sewajarnya
Brengsek : Awas nggak usah bilang penumpang2 yang lain
Akhirnya kita duduk di kursi sambil menunggu bus tersebut berangkat. Ternyata busnya tidak kunjung berangkat. Kami hampir menunggu selama 2 jam. Sementara itu Bus "Indonesia" yang melayani rute Surabaya-Semarang sudah lewat 3 kali.

Kali ini ada ibu ibu yang naik bus setan ini. Ibu tersebut duduk tepat di kursi belakang saya. Saya menguping pembicaraan antara Ibu tersebut dengan si kernet. Dengan teganya si kernet bus tersebut menarik 250 Ribu untuk Surabaya-Kendal. Berhubung ibu tersebut kurang negitu paham dia pun segera membayarnya dengan ikhlas. Padahal biasanya paling mahal sekitar 100 Rb

Kali ini seorang cewek cantik naik bus setan ini. Dia tidak terima dengan harga tiket bus yang mahal dan berdebat sengit dengan sang kernet. Akhirnya dia dibawa keluar bus oleh sang kernet. Beberapa menit kemudian cewek tersebut kembali naik bus dan duduk di kursi sebelah kami. Entah apa yang mereka lakukan di luar sana.

Kali ini seorang cowok naik bus dan duduk di kursi bagian belakang. Dia adu mulut dengan kernet karena harga tiket yang terlalu mahal. Karena perdebatan semakin panjang akhirnya kernet tersebut membawa rekan rekanya untuk mengepung pemuda tersebut. Merasa di tindas akhirnya pemuda tersebut membayar tiketnya

Akhirnya bus ini mulai berangkat. Di tengah jalan ada Ibu, Bapak dan anaknya yang masih kecil naik bus ini. Mereka duduk di depan kursi si cewek tadi. Untuk arah "Jakarta" mereka harus merogoh kocek sebesar 350 ribu rupiah/ orang. Karena waktu itu sudah larut malam dan mereka membawa anak kecil maka mereka pun segera membayarnya. Padahal biasanya Surabaya-Jakarta sekitar 180 Rb

Ternyata kernet2 tersebut adalah para calo yang dibayar oleh kernet aslinya. Kernet aslinya sedang tidur pada waktu itu. Setelah para calo berhasil memenuhi bus dengan penumpang maka kerner asli segera memerintahkan sopir untuk berangkat. Para calo tersebut segera berbagi hasil dengan kernet aslinya. Meskipun ada AC nya tapi bus ini sangat jelak dan tidak bisa melaju cepat. Untuk sampai di Demak bus ini membutuhkan waktu 8 jam. Padahal biasanya bus Indonesia bisa melakukanya dengan 6 jam saja. Bus setan ini jumlah armadanya tidak banyak. Mungkin cuma 1 atau 2 saja.

Untuk bisa menggaet banyak uang sebuah armada bus harus berjuang dari bawah untuk menarik perhatian penumpang. Setelah nama armada tersebut terkenal dan besar maka penumpang akan berdatangan dengan sendirinya karena sudah percaya dengan kualitas bus tersebut. Hal itulah yang dilakukan armada bus besar seperti Nusantara, Shantika, Haryanto, Bejeu, Pahala Kencana, Rosalia Indah dll. Tapi bus setan ini memilih jalan pintas untuk mencari uang.

Peristiwa demi peristiwa tersebut membuatku terpanggil untuk menulis tulisan ini. Perbuatan keji dan biadab ini harus segera dihentikan. Aku ingin melapor pada nomor pengurus yang ada di tiket tersebut. Ternyata di tiket tersebut juga tidak ada nomor yang bisa dihubungi. Sepertinya meresa sudah sangat sering melakukan ini sehingga tidak ada celah untuk mencegahnya.

Pada para pembaca berhati hatilah kepada bus dengan nama, aduh lupa saya namanya. Seingat saya kalau nggak "S*mber Alam" ya "Sari Al*m". Pokoknya hati hati dengan bus yang punya nama nama mirip itu yang biasanya berada di terminal Bungurasih Surabaya. Jangan pernah mau naik bus ini waktu malam hari. Kalau siang hari nggak gitu masalah karena biasanya tarifnya sudah kembali normal. Tapi untuk keamanan sebaiknya cari bus lain aja bro. Bus di dunia ini kan nggak hanya ini. Semoga dosa dosa mereka diampuni.

Bus ini benar benar bus setan

Salam Bus Mania

6 komentar:

Anonim mengatakan...

ane pernah juga sekali ketipu di bungurasih, calonya pake seragam lagi, sialan bener tuh emang.

Adriyano Louizzao mengatakan...

Nama armadanya apa bang kalo boleh tahu ?

Lutgar Sitohang mengatakan...

waaaahh mantap infonya bung

Adriyano Louizzao mengatakan...

@Lutgar : Semoga bermanfaat bung, :D

sonim kaskus mengatakan...

Mungkin bukan sumber Alam an sbb sumber alam dak ada route surabaya

Adriyano Louizzao mengatakan...

@Berarti s*ri alam mas, :D
Makasih koreksinya

Posting Komentar