"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Tolak Golput


Keadaan negara kita sudah sangat memperihatinkan. Satu persatu fakta yang terkuak menjadikan kita terheran heran. Banyak kasus di negeri ini yang melibatkan para pejabat pemerintahan. Kasus yang terkuak pun terkadang membuat kita tertawa terbahak bahak. Negeri ini memang sudah tidak waras. Mereka yang sebenarnya waras malah semakin didepak dan ditenggelamkan. 

Bagaimana kita tidak tertawa jika ketua Mahkamah Konstitusi yang harusnya menjadi panutan dalam penegakan hukum di indonesia malah terciduk polisi. Yang lebih membuat kita sakit perut adalah dinobatkanya lembaga Kepolisian sebagai lembaga paling korup di indonesia. Terus kita mau laporan kemana lagi ??? terus kita mau percaya pada siapa lagi ???

Belum lagi kasus dinasti jabatan yang ada di Provinsi Banten. Sebenarnya para pejabat itu kumpulan orang hebat atau kumpulan teman dekat ??? haduhhhh.

Ada juga rekaman anggota DPR yang sedang menonton video porno
Ada juga penemuan kondom di sudut sudut gedung DPR
Ada juga sosok yang mengaku sangat beragama ternyata mempunyai banyak wanita simpanan
Ada juga mantan putri indonesia yang juga anggota DPR tersangkut kasus korupsi
Aku tidak sanggup meneruskan tulisanku .......
Aku tidak kuat menahan rasa malu akan bangsaku ........

Hal hal tersebut membuat kita semakin tidak percaya pada pemerintah. Akibatnya adalah timbulnya rasa pesimis pada generasi muda jaman sekarang. Tidak ada yang lebih berbahaya daripada generasi muda yang telah kehilangan semangatnya. Generasi muda tidak peduli lagi tentang negara. Mereka tidak peduli lagi tentang siapa yang akan memimpin bangsa ini. Mereka tidak peduli lagi pada pemilu. Semua itu menjadikan banyak generasi muda yang memilih GOLPUT pada saat pemilu.

Pada jaman sekarang generasi muda merasa sangat banga jika GOLPUT. Mereka merasa GOLPUT adalah cara terbaik meluapkan kekecewaan. GOLPUT dipandang sebagai sesuatu yang keren. Haduuuuhhhhh mau dibawa kemana negara ini.

Woe kamu !
Iya kamu yang GOLPUT !

Tidak sadarkah kamu jika ada beberapa gelintir orang indonesia yang masih baik. Tidak sadarkah kamu jika selalu ada terang diantara gelap. Orang orang itu mencoba merangkak perlahan, mencoba membenahi negeri ini, dan kau malah menguap dengan ideologimu. Orang orang itu butuh bantuan kita, orang orang itu butuh dukungan kita. Kita hanya harus mencari orang orang itu. Orang orang itu ada, hanya kita yang terlalu pesimis pada keadaan. Menemukan orang orang itu adalah tugas kita. Orang orang yang harusnya maju sebagai pemimpin. Memangnya siapa lagi kalo bukan kita ???? bukankah kita juga orang indonesia ???

GOLPUT adalah salah satu bentuk pesimistis terhadap bangsa. Mungkin Bung karno dan Bung Hatta akan menangis jika melihat generasi muda jaman sekarang. Harusnya semangat membara proklamasi masih mengalir deras di dalam darah kita. Tokoh proklamasi yang mengajarkan kita untuk berjuang, bekerja keras dan selalu optimis. Aku ingin berbicara padamu bung, inilah keadaan generasi muda jaman sekarang. Sepertinya kau perlu menegurnya dengan semangatmu.

 
"Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu." — John Fitzgerald Kennedy

Tugas kita tidak seberat para pahlawan tempo dulu. Tugas kita hanya menemukan pemimpin yang benar untuk bangsa ini. Kita harus tahu bahwa indonesia telah memanggil pemimpinya dan kita sama sekali tidak peduli tentang nya. GOLPUT tidak akan merubah apapun bro, tanda bahwa ada atau tidaknya dirimu tidak bermanfaat sama sekali untuk negara ini.

Kita harus lebih optimis menatap masa depan, mungkin hanya itulah yang bisa membuat Bung Karno tersenyum. Jangan pernah bangga mengibarkan bendera merah putih di puncak puncak tertinggi jika adamu tidak bisa memberikan apapun untuk bangsa ini. Bangsa ini butuh pemimpin dan kita lah yang harus menemukanya. Itulah salah satu cara sederhana untuk berbakti pada bangsa

9 April 2014
Saatnya generasi muda menentukan siapa pemimpin negara ini

Selalu ada terang sehabis gelap, jika kau tidak berfikir demikian maka kau adalah bagian dari kegelapan itu sendiri - Catatan Pendaki Gunung


SALAM LESTARI
 

0 komentar:

Posting Komentar