"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Televisi Berbahaya

Selamat sore
Televisi adalah salah satu media yang paling merakyat. Hampir di setiap rumah di negara ini memiliki televisi. Hampir setiap hari kita melihat televisi. Televisi mampu mendekte bagaimana kehidupan bangsa ini harus berjalan. Televisi mengajarkan kebiasaan kebiasaan pada setiap manusia yang melihatnya. Sadar atau tidak sebenarnya televisi adalah salah satu penyebab utama mengapa negara kita semakin terpuruk. Tidak percaya ?

Jika anda melihat televisi dari jam 6-9 setiap malamnya maka anda akan menemukan banyak tayangan yang tidak mendidik. Padahal jam tersebut adalah waktu dimana orang indonesia paling banyak melihat televisi. Jika anda terus melihatnya selama berpuluh puluh tahun maka pola pikir anda akan terbentuk seperti tayangan tayangan yang ada di televisi.

Salah siapa jika anak anak SMA sering tawuran ?
Salah siapa jika anak anak SMA sering memakai rok mini ? pacaran ? sex bebas dll ?

Karena begitulah yang televisi ajarkan , begitulah yang sinetron ajarkan

Andaikan mereka yang memiliki wewenang terhadap tayangan tersebut mampu berfikir lebih jernih, mampu menggunakan sedikit nurani untuk membenahi bangsa ini, bukan hanya peduli tentang jumlah rupiah yang dihasilkan. Seharusnya kita mampu merubah pola pikir warga ini dengan media.

Jika anda bangun pagi sekitar jam 4 petang, maka anda akan menemukan tayangan tentang kajian agama. Padahal jam tersebut adalah waktu dimana hampir sangat sedikit orang yang melihat televisi. Tidak terasa selama berpuluh puluh tahun kita telah dicecoki oleh kebodohan, kita telah dibodohi oleh kebiasaan kita sendiri.

Tayangan tayangan yang bermanfaat selalu diletakkan pada waktu yang tidak seharusnya. Waktu dimana orang sering melihat televisi malah diisi dengan tayangan tayangan yang tidak mendidik. Kenapa negara kita semakin terpuruk ?

Ya karena banyak orang yang sering goyang goyang nggak jelas

Ya karena banyak orang yang telah ter sinetronisasi

Ya karena bangsa ini terlalu banyak tertawa

Saya juga pernah muda, kaum muda bisanya merasa tertekan jika tidak mengikuti trend yang ada. Mereka merasa culun jika tidak mengikuti trend yang ada. Akhirnya generasi muda kita larut seluruhnya ke dalam trend yang tidak jelas asal usulnya. Jika tidak mengeluarkan baju ketika berangkat sekolah itu tidak keren bro. Jika belum pernah pacaran itu tidak gaul bro. Jika belum pernah ikut tawuran itu belum jantan bro. Jika belum memakai rok mini itu belum cantik bro.

Harusnya otak kita digunakan untuk membuat maju negara ini. Ngapain juga mikir tentang tawuran dan segala kebiasaan buruk lainya. Kalo nggak sama dengan televisi belum keren gitu ?.  Bangsa ini telah disusupi oleh kebiasaan kebiasaan yang salah kaprah. Kesalahkaprahan tersebut perlahan lahan menjelma menjadi budaya. Dari mana datangnya kebiasaan kebiasaan itu ? Dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan. Dari hal hal kecil yang kita temui sehari hari termasuk televisi.

Harusnya televisi bisa digunakan untuk membentuk kebiasaan kebiasaan masyarakat, membentuk budaya. Sangat sedikit inspirasi yang bisa kita dapat dari televisi. Sangat sedikit pengetahuan yang bisa kita dapat dari televisi. Sangat sedikit manfaat yang bisa kita dapat dari televisi indonesia.

Percaya atau tidak televisi telah menjadi salah satu faktor utama yang membuat negara ini semakin terpuruk.

Masih mau pilih calon presiden yang selama ini memiliki wewenang untuk merubah indonesia melalui televisi tapi tidak melakukanya ?

Think Again

Terimakasih telah membaca tulisan saya. Walaupun saya butuh banyak waktu untuk mencari uang. Walaupun saya juga butuh beras untuk makan, Tapi saya selalu menyempatkan diri untuk menulis, untuk berkarya, untuk bermanfaat bagi kehidupan. Saya ingin merubah pola pikir bangsa ini melalui tulisan. Mendingan nulis bro daripada lihat sinetron !

Mari berkarya

SALAM LESTARI



0 komentar:

Posting Komentar