"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Baksos Komunitas Pendaki Gunung Reg. Jabodetabek

Komunitas Pendaki Gunung Regional Jabodetabek
Pada tanggal 13 juli 2014 Komunitas Pendaki Gunung regional Jabodetabek telah berhasil melakukan bakti sosial di panti asuhan HAJJAH HASMAH NOOR, sunter, jakarta utara. Kami menyumbang sejumlah barang berupa buku dan alat ibadah beserta dana tunai. Komunitas pendaki gunung sejatinya adalah komunitas yang menghimpun para pendaki gunung di Indonesia. Kegiatan baksos seperti ini tentunya sangat jauh dari kegiatan mendaki gunung. Tapi sebagai pendaki gunung yang telah dibesarkan di alam liar membuat kami mengerti makna sesungguhnya tentang solidaritas.

Ide untuk membuat kegiatan baksos ini bermula dari KOPDAR Kpg reg. Jabodetabek yang dilaksanakan di Bekasi sebulan sebelumnya. Setelah itu segera disusun kepanitiaan untuk mewujudkan acara tersebut. Panitia ini adalah anggota Komunitas pendaki gunung yang sering hadir pada Kopdar yang dilaksanakan sebelum sebelumnya. Karena sering datang KOPDAR akhirnya kami semakin dekat sehingga menumbuhkan rasa saling percaya satu sama lain.

Kegiatan pertama yang harus dipikirkan adalah bagaimana cara mengumpulkan dana. Dalam upaya pengumpulan dana tersebut kami membagi tim menjadi 3 regional kecil, yaitu regional bogor, regional Jakarta dan regional bekasi. Masing masing regional mencari sumbangan dana dengan cara masing masing. Ada yang berjualan makanan kecil, ada yang mengamen, ada yang mencari donator dan tentunya dibantu dengan publikasi melalui group facebook kami yang mempunyai member sekitar 45 ribu orang.

Sembari mengulkan dana panitia segera mencari panti asuhan yang akan dijadikan tempat baksos. Dari hasil pencarian dan survey lapangan akhirnya kami memilih panti asuhan HAJJAH HASMAH NOOR yang terletak di Sunter, Jakarta Utara. Agenda acara segera disususun, pun dengan perkiraan biaya yang akan digunakan untuk baksos. Kebetulan kami memiliki Koki koki handal sehingga kami memasak makanan sendiri untuk mengirit dana. Meskipun begitu kalau soal rasa, dijamin tidak kalah dengan masakan masakan restoran ternama. Sang koki langsung menentukan menu makanan yang akan disajikan. Setelah mencatat bahan baku apa saja yang dibutuhkan bendahara langsung mengelurkan dana untuk meng eksekusinya. Kami mempunyai dana kas hasil dari sumbangan sukarela yang diadakan setiap KOPDAR, cukup besar nominalnya.

Kebetulan kami juga punya master desain grafis yang menyumbangkan karyanya dalam bentuk sticker dan spanduk. Komunitas ini memang terdiri dari banyak orang dengan latar belakang berbeda sehingga mempermudah pergerakan kami. Memang benar kata orang bijak, perbedaan bukanlah penghambat, melainkan sesuatu yang membuat kita semakin mudah untuk maju. Sementara itu panitia lainya sudah mempersiapkan alat alat yang digunkan untuk memasak dan menyajikan makanan.

Buber dan penggalangan dana se-minggu sebelum Baksos


Perhitungan Donasi

Beberapa hari sebelum hari H dana hasil pengumpulan segera dihitung. Beberapa dana digunakan untuk membeli barang yang kemudian akan disumbangkan. Sehari sebelum pelaksanaan tim dapur sudah berada di lokasi untuk menyiapkan segalanya. Pada waktu hari H tim menjemput peserta di stasiun KRL Jakarta Kota. Dari sana kami menggunakan angkot yang disewa sampai tempat tujuan. Peserta yang lain langsung datang di lokasi pada saat acara dimulai.

Suasana Dapur Sebelum Buka Bersama
Peserta yang datang cukup banyak, mungkin lebih dari 50 orang anggota KPG. Total secara keseluruhan ada sekitar 100 orang yang terdiri dari 50 orang anggota KPG dan sisanya anggota panti asuhan. Pada jam 14.00 WIb acara segera dimulai, tim panitia sudah menyiapkan MC untuk memandu acara ini. MC nya tentunya berasal dari anggota Komunitas Pendaki Gunung.

Acara segera dimulai sesuai agenda yang telah dibuat sebelumnya.
  1. Sambutan dari ketua panti asuhan
  2. Sambutan dari Ketua Panitia yang diwakili oleh Ubay
  3. Sambutan dari Admin KPG yang diwakili oleh Nanda Afrilyan (Nanda Punk)
  4. Sambutan dari Ketua KPG Regional Jabodetabek. Harusnya Iman, tapi karena dia tidak bisa datang maka diwakili oleh Henry Bella, salah satu tetua KPG. Tapi karena pada saat acara sedang ada keperluan maka terpaksa digantikan oleh A’and (Adriyano Louizzao)
  5. Pengenalan alam kepada anggota panti asuhan yang disampaikan oleh Saiful Darwi
  6. Penampilan rebana dari anak anak panti asuhan
  7. Sholat ashar berjamaah
  8. Kuis dan Game berhadiah yang ditujukan bagi anak anak panti asuhan.
  9. Pembacaan ayat ayat suci al-quran oleh anak anak panti asuhan
  10. Ceramah dari Ustad
  11. Buka bersama
  12. Penyerahan sumbangan yang diwakili oleh Henry Bella yang merupakan tetua Komunitas Pendaki Gunung
  13. Selesai
Total biaya yang dihabiskan untuk kegiatan ini beserta jumlah sumbangan yang diserahkan sekitar 12 jt rupiah. Cukup banyak untuk komunitas yang terlahir dari dunia maya. Terimakasih sebesar besarnya kami ucapkan untuk para penyumbang dana yang telah ikhlas berbagi rezeki pada kaum yang membutuhkan.

Sebetulnya saya tidak terlibat keseluruhan dalam acara ini, tentunya saya mohon maaf sebesar besarnya. Saya mempunyai banyak tugas penting Negara, yang memaksa saya harus meninggalkan pulau jawa dalam waktu yang lama

Tentunya terimakasih juga kami ucapkan pada pihak pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini. Kepada pihak pihak yang telah rela menyisihkan waktu, pemikiran dan tenaga untuk melakukan kegiatan ini.
  • Kepada ketua panitia, yang selalu mengontrol perencanaan kegiatan ini sampai pada pelaksanaanya
  • Kepada para tetua yang selalu memberikan pemikiran cerdasnya, memberikan masukan masukan brilian untuk setiap masalah yang ada
  • Kepada pihak pihak yang membantu dalam proses penggalangan dana, yang ngamen di jalanan, yang berjualan makanan
  • Kepada pihak pihak yang membantu dalam proses publikasi dan sosialisasi
  • Kepada Bendahara KPG yang sering begadang karena terlalu sering menghitung uang,
  • Kepada Sekertaris KPG yang selalu mencatat setiap rencana dan notulen setiap pergerakan,
  • Kepada Koki koki KPG yang telah menyajikan masakan dengan rasa yang mantrab
  • Kepada Admin KPG, Nanda Punk yang sengaja datang jauh jauh dari Semarang demi acara ini
  • Kepada seluruh peserta yang telah datang

Susunan panitia kegiatan baksos KPG reg. Jabodetabek  :
  • Ketua Pelaksana : Ubaydillah
  • Wakil Ketua Pelaksana : Kribo
  • Sekretaris : Intan
  • Bendahara : Anang
  • Transportasi : Ibnu dan Panji
  • Konsumsi : aab, wanda dan joe
  • Kordinator Acara : Laili
  • Notulen : Henry dan Ipul
Sekali lagi terimakasih

Tulisan ini dibuat bukan untuk sekedar “pamer” pada para pembaca, tapi dimaksudkan agar bisa dijadikan inspirasi untuk para pendaki gunung Indonesia. Bawasanya kita sebagai pendaki gunung adalah orang orang yang telah dibesarkan oleh alam. Bagaimana Alam telah mengajari kita arti makna solidaritas dengan sangat baik.

Saya selalu berkata :
Bukan tentang seberapa tinggi gunung yang telah kau daki
Bukan tentang seberapa jauh gunung yang telah kau daki
Bukan tentang seberapa banyak gunung yang telah kau daki
Bukan tentang seberapa sering engkau mendaki
BUKAN……..

Tapi tentang manfaat adanya kita pada dunia
Tentang para pendaki gunung yang telah mencoba memberikan sesuatu pada dunia, mencoba merubah dunia ……..

“Jika ada atau tidaknya kita tidak merubah apapun di dunia, maka kita telah gagal dalam hidup” – Catatan Pendaki Gunung


Berawal dari Mimpi
Menjelma menjadi wacana
Berubah menjadi Fakta
Dan kelak, semoga menjadi sejarah


Adriyano Louizzao, TTD Admin

Desain by Henry Bella


SALAM LESTARI

4 komentar:

obat pelangsing badan mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
obat herbal asam urat mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
obat pemutih badan mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Kokok Dharma mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar