"Karena yang terpenting bukan apa yang kita dapat dari dunia, tapi apa yang bisa kita beri pada dunia"

Pendakian Bersama Gunung Papandayan (Komunitas Pendaki Gunung)


Komunitas Pendaki Gunung bukan sekedar komunitas di dunia maya. Komunitas pendaki gunung bukan hanya sekedar group di jejaring sosial. Komunitas pendaki gunung adalah sebuah komunitas di dunia nyata. Komunitas pendaki gunung adalah tempat berkumpulnya seluruh pendaki gunung nusantara.

Group ini dibuat oleh seorang pendaki gunung, tidak penting siapa dia. Group ini dijalankan oleh 3 orang admin yang juga tidak begitu penting identitasnya. Tapi satu hal yang pasti ke-3 orang tersebut adalah seorang pendaki gunung. Group ini dibuat pada tahun 2008 ketika jumlah pendaki gunung tidak sebanyak ini. Group ini dibuat ketika hobi mendaki gunung belum tenar seperti sekarang. Waktu demi waktu berlalu hingga akhirnya group ini bisa bertahan sampai sekarang. Hingga saat ini member group Komunitas Pendaki gunung di Facebook mencapai angka sekitar 30.000 personil.

Komunitas pendaki gunung terbagi menjadi beberapa regional. Hingga saat ini regional yang telah terbentuk adalah regional Jabodetabek, regional Semarang, regional Solo, regional Bandung dan regional Jogja. Info tentang pergerakan masing masing regional selalu di posting di group Komunitas Pendaki Gunung di Facebook. Pergerakan setiap regional selalu berbeda beda hal ini tergantung dengan ketua regional tersebut.

Kopdar pertama regional jabodetabek dihadiri oleh 23 orang. Pada kopdar kedua kepengurusan regional jabodetabek segera dibentuk. Sodara Iman terpilih menjadi ketua regional jabodetabek. Pada kopdar ketiga dihadiri oleh sekitar 40 orang. Pada kopdar ketiga dibahas mengenai acara yang akan dilakukan oleh regional jabodetabek dalam waktu dekat. Berdasarkan perundingan yang matang akhirnya KPG regional Jabodetabek mengadakan acara dengan judul “Pendakian massal Gunung Papandayan”

Ketua pelaksana kegiatan ini adalah Sodara Abdullah dibantu dengan panitia lainya seperti Sodara Bella, Wanda, Amir, Novi, Intan, Bayu, Panji, Arie, Firman, Uni dll. Kegiatan tersebut juga dibantu oleh ketua KPG regional Jabodetabek dan Pendiri KPG. Publikasi secara gencar gencaran selalu dilakukan di group Komunitas Pendaki Gunung di Facebook. Alhasil acara tersebut diikuti oleh sekitar 90 orang termasuk panitia.

Beberapa hari sebelum acara panitia melakukan teknikal meeting yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Ragunan. Acara ini diisi oleh pengarahan dari panitia untuk para peserta pendakian gunung Papandayan. Panitia menyampaikan beberapa materi dasar tentang teknik packing dalam pendakian, pemilihan makanan untuk pendakian, perlengkapan dasar pendakian dan materi materi lain yang dirasa penting untuk disampaikan. Teknikal meeting sangatlah penting mengingat banyak dari peserta yang belum pernah sama sekali mendaki gunung juga cuaca yang sedang memasuki puncak dari musim hujan.

31 Januari 2014

Jam 21.00 WIB
Seluruh peserta berkumpul di terminal Kp. Rambutan untuk melakukan registrasi ulang. Setelah itu seluruh peserta beserta panitia berangkat menuju basecamp gunung papandayan menggunakan 2 buah bus AC yang telah dibooking sebelumnya.

1 Februari 2014

Jam 03.00 WIB
Seluruh peserta telah sampai di daerah lereng gunung papandayan. Dari sana kami menggunakan mobil pick Up untuk sampai di basecamp pendakian gn. Papandayan. Kami menyewa sekitar 9 mobil pick Up untuk menuju Camp David. Camp David adalah nama basecamp pendakian gunung Papandayan.

Jam 07.00 WIB
Panitia kemudian membagi peserta menjadi beberapa kelompok pendakian agar lebih mudah dikoordinir. Setiap kelompok didampingi oleh beberapa panitia yang sudah paham tentang jalur pendakian yang akan dilewati. Panitia membagikan syal berwarna hijau untuk para peserta. Hal ini dimaksudkan agar peserta pendakian KPG bisa dibedakan dengan para pendaki lain. Sementara itu panitia memakai syal berwarna biru agar mudah dibedakan antara peserta dan panitia.




Jam 11.00 WIB
Seluruh peserta telah sampai di kawasan Pondok Salada. Beberapa tenda telah didirikan oleh tim leadaer yang telah berada di sini 1 hari sebelumnya. Di depan komplek tenda KPG panitia telah memasang spanduk bertulisakan “Pendakian bersama gunung Papandayan”.Peserta yang telah tiba di pondok salada segera di bagi untuk mengisi tenda tenda yang telah disediakan. 


Jam 15.00 WIB
Acara selanjutnya adalah hunting foto sunset di kawasan hutan mati. Hutan mati berjarak sekitar 30 menit dari pondok salada. Beberapa peserta memilih untuk tetap berdiam diri di pondok salada untuk melakukan kegiatan lain. Setelah hari mulai gelap semua peserta dan panitia yang berada di hutan mati segera merapat ke pondok salada.

Jam 19.00 WIB
Semua peserta dan panitia berkumpul dan duduk membentuk lingkaran. Panitia telah menyediakan ruang kosong diantara tenda tenda yang telah didirikan. Acara selanjutnya adalah silaturahmi sesama pendaki gunung. Semua saling memperkenalkan diri satu persatu untuk lebih mempererat tali kekeluargaan.

Setelah itu dibukalah forum diskusi yang berkaitan tentang pecinta alam indonesia. Satu magna yang bisa dipetik dari forum KPG malam itu adalah kita harus selalu mengingat prinsip 3M dalam menjaga kelestarian lingkungan. 3M tersebut adalah :
1. “M”ulailah dari hal hal kecil
2. “M”ulailah dari diri sendiri
3. “M”ulailah dari sekarang

2 Februari 2014

Jam 04.00 WIB
Semua peserta berjalan menuju ke tegal alun didampingi oleh panitia. Beberapa panitia berjaga di pondok salada mengamankan tenda tenda yang masih berdiri. 

Jam 06.00 WIB
Semua peserta telah sampai di tegal alun. Pagi itu cuaca sedikit mendung. Kabut tipis menyelimuti padang edelweis yang tersaji di tegal alun. Meskipun begitu pemandangan yang tersaji sudah sangat menawan. Pengalaman ini menjadi cerita tersendiri bagi para peserta pendakian ini.

Jam 10.00 WIB
Semua peserta telah sampai di Pondok Salada. Hujan gerimis memaksa semua peserta untuk berteduh di dalam tenda. Sementara itu semua peserta mulai packing sambil menunggu hujan reda. Setelah hujan reda semua barang yang tersisa segera di packing. Setelah itu para peserta melakukan aksi bersih sampah untuk menjaga alam ini tetap bersih. Semua sampah mulai dari yang besar hingga yang paling kecil diangkut turun ke bawah. Pendakian ini insyallah tidak menyisakan sampah sedikitpun. Yang tersisa hanyalah jejak jejak kaki para peserta pendakian KPG.

Orang orang yang sebelumnya tidak saling mengenal satu sama lain kini mulai saling mengenal. Mereka yang sebelumnya hanya mengenal Komunitas Pendaki Gunung lewat Facebook kini bisa bertatap muka langsung dengan para pengurusnya. Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan silaturahmi diantara para pendaki gunung nusantara. Pada akhirnya Komunitas Pendaki Gunung bisa mempersatukan para pendaki gunung dan menciptakan keluarga baru.


Kami jajaran Admin KPG mengucapkan terimakasih sebesar besarnya untuk semua panitia yang telah bekerja keras demi kelancaran acara ini dan seluruh peserta yang sudah menyempatkan diri hadir pada pendakian kali ini. Terimakasih banyak ....

Berawal dari seorang anak muda yang membuat group kecil di Facebook. Hingga terlaksana sebuah pendakian dengan partisipan sekitar 90 pendaki gunung. Saya tidak mengira Komunitas Pendaki Gunung akan sebesar ini

Tapi ini hanya sebuah langkah kecil dari Komunitas Pendaki Gunung. Bagaimanapun alam butuh kepedualian nyata dari Komunitas Pendaki Gunung. Kami sudah siap membuat gebrakan berikutnya.

Mari kita satukan pemikiran
Mari kita bulatkan tekad
Mari kita sisihkan tenaga
Menjaga alam indonesia melalui Komunitas Pendaki Gunung.
Semoga Komunitas Pendaki Gunung bisa terus berkembang
Semoga Komunitas Pendaki Gunung bisa berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam indonesia

Nantikan Event berikutnya !
Ditunggu kontribusinya ....

“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi”

SALAM LESTARI

1 komentar:

Habil Hadians mengatakan...

boleh minta pin BBM atau No handphone nya admin ?

Posting Komentar